• Cara Menyembuhkan
  • HIV/AIDS
  • Komentar Dinonaktifkan pada Mengenal HIV dan AIDS, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

obat herbal hiv dan aidsApa itu HIV dan AIDS? Apakah itu sama? Apa penyebabnya? Pasti di dalam pikiran Anda timbul pertanyaan-pertanyaan seperti itu yang membuat Anda merasa penasaran. Jangan pebarasaran lagi karena disini kita akan membahas mengenai HIV dan AIDS.

Apa itu HIV dan AIDS?

HIV AIDS merupakan saLah satu masalah kesehatan yang paling jadi perhatian sekarang ini dalam masyarakat dunia. Pada akhir tahun 2015, bertepatan hari AIDS sedunia tanggal 1 desember WHO menjelaskan bahwa penderita HIV AIDS saat ini sudah  mencapai 34 juta orang diseluruh dunia. Ini menjadikan bahwa maslah inimemang menjadi salah satu masalah serius yang perlu perhatian khusus.

Apakah HIV dan AIDS itu sama?

Sampai saat ini jika kita mendengar HIV pasti tidak lupa dengan kata AIDS. Mungkin kedua kata ini sering disandingkan hingga diasumsikan dalam konteks yang sama. Namun, meskipun HIV dan AIDS memiliki keterkaitan tetapi sebenarnya kedua hal itu sangat berbeda.

Istilah HIV merupakan istilah saat manusia didiagnosa terinfeksi sebuah virus dan telah dinyatakan positif tertular virus itu. Atau lebih jelas akronim dari HIV adalah:
H – Human (manusia) – virus ini diyakini hanya dapat menginfeksi manusia.
I – Immunodeficiency – virus tersebut mampu mengurangi atau menghilangkan sistem kekebalan tubuh.
V – Virus – virus tidak memproduksi dirinya sendiri, meskipun tidak bereproduksi tetapi dia menguasai sistem kerja sel-sel manusia.

Kemudian, Apa itu AIDS?

Jika seseorang telah positif terinfeksi sebuah virus yang disebut HIV, maka virus ini akan berkembang baik didalam darah manusia dalam waktu yang lama, maka ini disebut dengan AIDS. Atau lebih jelasnya akronim dario AIDS itu sendiri adalah:

A – Acquired – Kondisi yang diperoleh dari seseorang yang terinfeksi dengan HIV dan bukan sesuatu yang dapat ditularkan melalui gen.
I – Immune – Sistem kekebalan tubuh yang berfungsi melawan penyakit
D – Deficiency – Kondisi yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh sehingga membuat tubuh tidak bekerja dengan baik.
S – Syndrome – Seseorang yang memiliki perkembangan AIDS biasanya mengalami berbagai penyakit yang berbeda.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa HIV adalah virus yang menyebabkan menurunnya sistem kekebalan tubuh seseorang. Sedangkan AIDS adalah penyakit yang menyebabkan kekebalan tubuh seseorang menjadi menurun, dan dalam kenyataannya penyakit ini dapat menyebabkan kematian dalam jangka waktu 5 – 1 0 tahun.

Penyebab HIV dan AIDS

Penyebab penyakit HIV/AIDS adalah infeksi oleh virus HIV, yang menyerang system kekebalan tubuh sehingga sel-sel pertahanan tubuh makin lama makin banyak yang rusak. Penderita infeksi HIV menjadi sangat rentan terhadap semua bentuk infeksi. Pada tahap akhir, penderita tidak bisa tahan terhadap kuman-kuman yang secara normal bisa dilawannya dengan mudah.

Infeksi HIV dan AIDS ditularkan melalui hubungan badan baik vagina, anus, dan kontak dengan darah penderita HIV, seperti lewat jarum suntik, bayi yang dilahirkan oleh ibu yang terinfeksi HIV, menerima transfusi darah yang terinfeksi, serta transplantasi organ tubuh.

Apabila anda merasa telah terkena infeksi HIV dan AIDS segeralah periksa ke dokter. Hindari tempat-tempat yang banyak serangan penyakit. Tidak melakukan hubungan badan dan mencegah kehamilan, serta jangan menjadi donor darah , sperma, ataupun organ tubuh.

Sebagai tambahan : infeksi HIV dan AIDS tidak bisa ditularkan lewat kontak sosial biasa seperti berjabat tangan dan berpelukan. Makanan atau alat-alat makan. Toilet dan kolam renang. Gigitan nyamuk atau serangga lain serta donor darah yang bebas virus HIV dan AIDS.

Orang-orang yang Berisiko Terinfeksi HIV dan  Aids

Ingatlah bahwa semua orang berisiko terinfeksi HIV, tanpa mengenal batasan usia. Tapi terdapat beberapa kelompok orang beresiko lebih tinggi  terinfeksi HIV. Mereka adalah:

  • Orang-orang yang memakai narkotika suntik.
  • Orang membuat tato atau tindik.
  • Orang yang melakukan hubungan seks tanpa kondom baik sesama jenis kelamin, maupun heteroseksual.
  • Orang yang tinggal atau sering bepergian ke daerah-daerah dengan angka HIV tinggi, misalnya Afrika, Eropa Timur, Asia dan Amerika bagian selatan.
  • Orang yang melakukan transfusi darah di daerah dengan angka HIV tinggi.
  • Orang yang terkena infeksi penyakit seksual lain.
  • Orang yang melakukan hubungan seks dengan pemakai narkotika suntik.

Pencegahan penyakit HIV dan AIDS

  • Setialah dengan suami atau istri anda. Lakukan hubungan seksual hanya dengan pasangan hidup anda (safe sex).
  • Menghindari seks bebas (free sex). Jangan melakukan hubungan badan dengan pekerja seksual (PSK) atau berganti-ganti pasangan.
  • Gunakan kondom secara benar dalam berhubungan seksual, kecuali untuk pasangan-pasangan yang menginginkan bayi. Kondom bisa menurunkan resiko infeksi tetapi tidak dapat mencegahnya secara total. Kondom yang terbuat dari selaput (membrane) binatang terlalu tipis untuk dapat melindungi.
  • Hindari penyalah-gunaan obat terlarang, narkoba dan penggunaan jarum suntik bersama-sama.
  • Bila ingin akupunctur, tattoo, atau tindik telinga pastikan bahwa alat-alat yang dipakai telah disterilkan.
  • Bila perlu operasi, sebaiknya minta transfuse darah autologous, yaitu donor darah untuk nantinya dipakai sendiri

Saat ini belum ada penelitian yang menemukan obat untuk mengatasi HIV dan AIDS. Namun, Anda tidak perlu khawatir. Pencegahan bisa dilakukan agar Anda tidak tertular penyakit ini. Menghindari kontak intim dengan penderita HIV dan AIDS serta tidak menggunakan jarum suntik yang sama dengan penderita HIV dan AIDS adalah cara tepat untuk mencegah penularan penyakit ini. Selain itu, dengan menggunakan bantuan pengobatan herbal juga merupakan salah satu cara mencegah yang baik. Herbal yang kami rekomendasikan adalah Natural Remedies.

Natural Remedies mengandung senyawa xantones, mangostin, garsinon, flavonoid, epicatechin, spingomyolinase, gartanin, vitamin B1, B2, C, kalsium, potassium, sodium, dan zat besi sangat baik untuk dijadikan sebagai bahan pengobatan herbal HIV dan AIDS.  Oabt herbal ini sangat aman karena 100% terbuat dari bahan alami dan tidak berbahay bagi kesehtan. Jadi, ini bisa Anda jadikan pilihan untuk perawatan masalah kesehtan Anda terutama mencegah maslah HIV dan AIDS.