Mengenal Diabetes Insipidus dan Cara Menyembuhkan

diabetes insipidus, pengobatan diabetes insipidus, penyebab diabetes insipidus, makalah diabetes insipidus, gejala diabetes insipidus, askep diabetes insipidus, pencegahan diabetes insipidus, pengertianMengenal Diabetes insipidus dan cara menyembuhkan – Sebagian besar orang jika mendengar kata diabetes pasti berpikir tentang diabetes militus. Sebenarnya, secara umum diabetes dibedakan menjadi empat yaitu:

  • Diabetes gestasional
  • Diabetes tipe1
  • Diabetes tipe2
  • Diabetes insipidus

Diabetes merupakan suatu kondisi di mana gula darah meningkat secara kronis. Diabetes dapat ditandai dengan peningkatan produksi urin.

Berbeda dengan diabetes pada umumnya, diabetes insipidus disebabkan oleh masalah yang berkaitan dengan hormon yang disebut hormon antidiuretik (ADH) atau reseptornya. Hormon antidiuretik (ADH) diproduksi di bagian otak yang disebut hipotalamus. Hipotalmus terdapat dalam kelenjar hipofisis otak. Pelepasan ADH menyebabkan ginjal menahan air, yang membuat urin lebih pekat.

Biasanya, jika Anda haus atau sedikit dehidrasi, kadar ADH meningkat. Ginjal menyerap lebih banyak air dan mengeluarkan urin terkonsentrasi atau pekat. Di sisi lain, jika Anda minum banyak air putih, kadar ADH akan turun sehingga urin menjadi encer.

Penyebab Diabetes Insipidus

  1. Diabetes jenis ini dapat disebabkan oleh salah satu dari dua masalah dengan ADH.
    Kurangnya produksi ADH. kondisi ini disebut diabetes insipidus sentral.
  2. Produksi ADH mencukupi, tetapi ginjal tidak dapat meresponnya, kondisi ini disebut diabetes insipidus nefrogenik.

Kedua jenis diabetes tersebut kasusnya sama, ginjal tidak mampu melakukan konservasi air. Bahkan ketika seseorang dengan diabetes ini mengalami dehidrasi, ginjal akan mengeluarkan urin encer berlimpah.

Gejala Diabetes Insipidus

Gejala-gejala yang mengarah kepada penyakit ini meliputi :

  • Haus berlebihan
  • Produksi urin berlebihan (poliuria)

Pada beberapa orang, gejala ini bisa menjadi ekstrim, menyebabkan dehidrasi. Kehilangan cairan yang berlebihan juga dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit. Gejala yang mungkin terjadi meliputi:

  • Kelemahan mendadak tanpa sebab
  • Kelesuan
  • Nyeri otot
  • Sifat lekas marah

Berbeda dengan diabetes melitus yang menghasilkan urin manis karena mangandung gula, urin pada penderita diabetes insipidus cenderung tawar, encer dan kusam.

Apakah Diabetes Insipidus Berbahaya?

Diabetes jenis ini tidak menyebabkan gagal ginjal atau menyebabkan dialisis. Ginjal masih melakukan pekerjaan utamanya untuk menyaring darah. Namun, orang dengan kondisi ini biasanya rentan terhadap dehidrasi. Mereka perlu perlu banyak minum air secara konstan untuk mencegah dehidrasi terutama saat cuaca panas atau setelah olahraga. Persiapan air minum sebelum olahraga sangat penting untuk mencegah kecelakaan (pingsan) saat olahraga.

Bagaimana Pengobatannya??

Bagian paling penting dari perawatan diabetes insipdus adalah dengan minum banyak cairan untuk menggantikan hilangnya air secara konstan melalui urin.

Pada diabetes insipidus sentral, kurangnya ADH dapat diganti dengan menggunakan obat vasopresin (desmopressin atau DDAVP). obat ini berupa obat semprot hidung. pengobatan oral juga tersedia. Ada juga terapi lain yang tersedia yang membantu meningkatkan ADH.

Diabetes insipidus nefrogenik disebabkan oleh penurunan kemampuan ginjal untuk merespon ADH. Ini dapat sulit untuk diobati. Jika diabetes ini disebabkan oleh obat, menghentikan obat dapat mengurangi jumlah urin. Jenis obat yang dapat meningkatkan gejala diabetes insipidus nefrogenik adalah indometasin (Indocin) dan diuretik (hidroklorotiazid atau amilorida).

Penyembuhan dengan Herbal Alami

Selain itu diabetes jenis ini juda dapat diobati dengan menggunakan ramuan herbal herbal alami. Produk Diabetavin adalah produk herbal yang sangat efektif menyembuhkan diabetes insipidus, baik insipidus sentral maupun insipidus nefrogenik. Obat ini bekerja dengan memperbaiki fungsi ginjal dan mempertahankan kadar hormon dalam keadaan normal.

Produk Diabetavin lebih direkomendasikan karena selain efektif, obat ini juga tidak menimbulkan efek samping berbahaya dan aman diminnum dalam jangka panjang. Kombinasikan obat ini dengan minum banyak air putih untuk mempercepat kesembuhan.