Tekanan Darah Anda Belum Tentu Akurat: Lakukan Cara ini Agar 100% Akurat

Apa itu Tekanan Darah?

Tekanan darah merupakan ukuran untuk mengetahui seberapa kuatnya jantung dalam meompa darah ke seluruh tubuh. Sehingga untuk memaksimalkan kinerja jantung dalam memompa darah, maka Anda harus memiliki tekanan darah normal.

Tekanan darah normal dapat naik atau turun tergantung aktivitas fisik yang dilakukan serta kondisi emosional Anda. sehingga Anda tidak perlu panik, ketika saat melakukan tes tekanan darah Anda mendapatkan hasil yang berbeda dari sebelumnya, asalkan angka tersebut tidak konsisten tinggi atau rendah dalam waktu lama.

Cara mudah agar dapat mengontrol darah Anda adalah rutin mengeceknya. Jika Anda memiliki tekanan darah normal, Anda disarankan untuk mengeceknya setidaknya setiap dua tahun sekali atau ikuti petunjuk dokter.

Cara Pengukuran Darah yang Akurat

Apabila Anda ingin mengetahui tekanan darah yang betul-betul akurat, maka Anda harus memperhatikan beberapa poin dibawah ini:

  • Jangan merokok dan mengkomsumi minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, cola dan beberapa minuman penambah energi, setidaknya 30 menit sebelum Anda melakukan tes.
  • Jangan mengukur saat Anda sedang sakit atau kelelahan.
  • Dianjurkan pula untuk mengosongkan kandung kemih sebelum Anda memeriksakan.
  • Jangan menggunakan legan baju yang ketat, karena dapat menghambat dan menghalang ketidak akuratan hasil tekanan darah Anda.
  • Pada saat pemeriksaan posisikan tubuh Anda dengan duduk yang rileks dan santai, dan taruhlah kaki Anda rata di lantai. (setidaknya selama 5 menit sebelum pengukuran dan saat pengukuran)
  • Gunakanlah lengan yang sama setiap Anda memeriksa darah Anda.
  • Gunakan manset dengan pas di lengan bawah Anda dengan memberi jarak 2 jari antara manset dan lengan Anda. Tepi manset harus 3cm di atas siku Anda.
  • Letakkan lengan Anda di atas meja atau permukaan yang kokoh. Manset harus berada setingkat dengan jantung Anda.
  • Jangan berbicara, fokus dan rieks selama tes berlangsung.
  • Dan yang terakhir catatlah hasil dari pengukuran, agar Anda selalu ingat.

Cara Membaca Tekanan Darah

Adapun cara membaca tekanan darah didasarkan pada dua ukuran yaitu sistolik dan diastolik. Yang mana sistolik (atas) adalah ukuran tekanan dimana ketika jantung Anda berkontraksi dan mengeluarkan darah. Sedangkan diastolik (bawah) adalah ukuran saat jantung Anda beristirahat diantara pemompaan.

Hasil dari pemeriksaan tekanan darah dengan memperhatikan sistolik (atas) dan diastolik (bawah) dapat dikategorikan sebagai berikut:

  • Jika hasilnya menunjukkan darah sistolik di bawah 120 dan diastolik 80 itu artinya Anda memiliki tekanan darah yang normal.
  • Jika hasilnya menunjukkan darah sistolik Anda berada pada angka 120 sampai 138 dan diastolik berada pada ukuran 80 sampai 89 itu artinya Anda memiliki tekanan darah yang sedikit tinggi.
  • Sedangkan jika hasilnya menunjukkan tekanan darah sistolik Anda berada di atas 140 dengan tekanan diastolik di atas 90 itu artinya Anda memiliki tekanan darah yang tinggi.

Anda diwajibkan untuk memeriksakan darah Anda minimal 1 kali dalam setahun, namun jika sebelumnya Anda sudah dinyatakan memiliki tekanan darah tinggi, maka Anda harus sesering mungkin memeriksakannya.

Bagaimana Jika Hasil Tekanan Darah Anda dibawah Normal atau diatas Normal?

Apabila tekanan darah Anda di antara 120/80 mmHg dan 139/89 mmHg, Anda dianjurkan untuk melakukan cek-up tiap tiga hingga enam bulan sekali atau sesuai anjuran dokter. Jika mencapai 140/90 mmHg atau lebih, segera konsultasikan lebih lanjut kepada dokter agar Anda bisa mendapatkan penanganan medis dengan baik.

Selain itu apabila tekanan darah Anda tinggi, maka Anda harus melakukan beberapa hal yang dapat menurunkan dan menormalkan tekanan darah Anda. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Olah raga dengan teratur minimal 30 menit dalam sehari.
  • Konsumsi makanan sehat
  • Kurangi asupan natrium dalam menu makanan Anda
  • Batasi jumlah alkohol yang Anda minum
  • Hindari produk tembakau dan asupan rokok
  • Kurangi mengkonsumsi kafein
  • Kurangi stres Anda
  • Dapatkan dukungan dari keluarga atau teman dekat Anda.
  • Menggunakan herbal

Apabila Anda benar-benar menderita tekanan darah tinggi atau hipertensi, maka kami sarankan Anda mengkonsumsi obat herbal alami saja, mengapa demikian? karena obat herbal terbuat dari bahan herbal, sehingga aman untuk Anda konsumsi, khususnya dalam jangka panjang.

Selain itu Anda pula, Anda juga harus memperhatikan, apakah obat herbal tersebut telah berstandar BPOM atau tidak? karena hal tersebut sangatlah penting. Obat yang telah berstandar BPOM terbukti aman untuk di konsumsi, karena bahan yang digunakan memang menggunakan bahan herbal alami.

Obat Herbal Hipertensi BPOM

Obat Herbal Hipertensi Cardo-R– Seperti yang kita ketahui, tekanan darah tinggi sangat berbahaya bagi tubuh. Bahkan komplikasi dari tekanan darah tinggi dapat berakibat fatal yang berujung kematian. Tentu Anda tak menginginkan hal ini, segera obat tekanan darah tinggi Anda.

Untuk mengontrol tekanan darah, Anda dapat menggunakan obat herbal Cardo-R. Kandungan alami yang ada dalam Cardo-R terbukti dapat menurunkan tekanan darah dan mengontrolnya saat sudah seimbang. Selain itu, obat ini juga aman dikonsumsi secara rutin untuk mengendalikan tekanan darah.

Khasiat dan Kegunaan:

  • Meringankan gejala hipertensi (darah tinggi)
  • Mencegah penggumpalan di pembuluh darah
  • Mengencerkan darah
  • Sebagai antioksidan

Komposisi:

  • Cantella asiatica herba ekstrak
  • Syzigyum polyanthum folium ekstrak
  • Apii graveoleus herba ekstak

Detail Produk:

  • Isi perbotol: 50 kapsul @ 500mg
  • Ijin BPOM TR: 173302361

Aturan minum:

  • pencegahan: 1 kapsul setelah makan, 2 kali sehari
  • terapi: 2 kapsul setelah makan, 2 kali sehari

Penyimpanan: taruh di tempat kering dan sejuk, hindarkan dari sinar matahari langsung pada suhu 30°C

Semoga artikel tentang “Tekanan Darah Anda Belum Tentu Akurat: Lakukan Cara ini Agar 100% Akurat” dapat menambah informasi untuk Anda sekalian.

Sekian dan Terimakasih…

Salam Sehat CV Karya Abadi