Bagaimana Jika TBC Menyerang Ibu Hamil?

tbc menyerang ibu hamilCara-menyembuhkan.com – Tuberkulosis atau TBC adalah penyakit infeksi pada pada paru yang biasanya disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. TBC menyerang bagian tubuh manapun, namun yang paling sering adalah paru-paru.

Penderita yang terinfeksi bakteri TB biasanya tidak akan menunjukkan gejala apapun. Sistem kekebalan tubuh akan secara alami membunuh kuman atau bakteri jahat dalam tubuh. Tetapi, bakteri ini dapat berkembang menjadi TB aktif jika sistem kekebalan tubuh menjadi lemah. Orang dengan tingkat kekebalan yang rendah (seperti bayi dan anak-anak) akan lebih mudah terserang virus TB.

Bagaimana Jika TBC Menyerang Ibu Hamil?

Ibu hamil tentu memerlukan asupan gizi yang lebih banyak dan seimbang, yang berguna bukan hanya bagi dirinya tetapi juga bayi yang dikandungnya. Jika virus TBC menyerang ibu hamil, tentu dia akan merasakan lemah, letih, lesu dan kurang gizi. Perkembangan janin juga akan terhambat karena virus ini. Serangan TB pada wanita hamil biasanya jarang diketahui, karena gejalanya mirip dengan dampak kehamilan seperti lemah, lesu, kehilangan nafsu makan, dan mudah lelah.

Wanita hamil yang juga menderita batuk berdahak, akan diminta melakukan tes dahak. Sampel dahak ini akan digunakan untuk memeriksa adanya virus TB. Tes lain yang bisa dilakukan adalah tes rontgen dengan sinar X, tes kulit dada atau tes darah. Dampak yang lebih buruk jika infeksi TB tidak terdeteksi dan tidak diobati akan berpengaruh pada bayi yang dikandungnya.

Bagaimana TBC Bisa Mempengaruhi Ibu dan Bayinya?

Wanita hamil yang menderita TB bisa beresiko melahirkan bayinya dalam keadaan prematur dan berat badan bayi yang rendah. Jika tidak segera diobati bisa memungkinkan virus TB juga menyerang bayi.

Ketika bayi tersebut sudah lahir, tantangan yang akan dihadapi sang ibu adalah memberikan ASI pada bayinya. Apakah hal tersebut aman?

Meskipun sang ibu menjalani pengobatan TBC namun ia tetap bisa memberikan ASI pada bayinya. Penelitian menunjukkan bahwa pengaruh obat TB kadarnya sangat rendah sehingga tidak mempengaruhi bayi Anda. Manfaat menyusui lebih besar daripada kemungkinan efek samping obat-obatan. Konsultasikan dengan dokter jika Anda masih merasa khawatir dengan hal ini.

Apakah Bayi yang Sudah Lahir Bisa Tertular Virus TBC dari Ibunya?

Bayi bisa tertular virus TB hanya jika ibunya memiliki TB aktif pada paru-paru dan belum mulai pengobatan. Setelah sang ibu menjalani pengobatan selama dua minggu, ia tidak akan menularkan virus TB pada bayinya. Saat lahir bayi juga akan diuji apakah ada virus TB dan bayi juga akan diberi vaksin BCG untuk melindungi terhadap TB.

Bagaimana Ibu Hamil Menjaga Kesehatannya Setelah Didiagnosa TBC?

  • Makan diet seimbang
  • Banyak mendapatkan udara segar
  • Minum obat sesuai resep dokter
  • Sering berkonsultasi pada dokter
  • Melaporkan setiap efek samping yang terjadi
  • Menjaga kebersihan pribadi dengan baik
  • Pastikan Anda mencuci tangan secara teratur dan menutup mulut hidung ketika batuk

Bagaimana Mengobati TBC?

TBC atau TB ini bisa benar-benar disembuhkan jika terdeteksi sejak dini. Dibutuhkan waktu setidaknya 6 bulan untuk membunuh TB. Anda mungkin merasa lebih baik dalam beberapa minggu setelah pengobatan, namun bakteri TB masih hidup.

Wanita hamil harus melakukan pengobatan secepat mungkin setelah terdiagnosa menderita TB. Ini akan sangat mengurangi kemungkinan virus TB bisa tertular pada bayi dan agar bayi tidak lahir prematur.

Pengobatan medis dengan campuran bahan kimia tentu akan memiliki efek samping, terutama bagi wanita hamil yang sangat rentan dalam masalah kesehatan. Untuk mengurangi efek samping yang berlebihan, Anda juga bisa mengobati penyakit TB dengan obat-obatan herbal.

Natural Remedies adalah solusi obat herbal untuk menyembuhkan penyakit TB Anda. Kandungan dalam Natural Remedies 100% terbuat dari bahan-bahan herbal yakni ekstrak kulit manggis dan daun sirsak yang dipercaya efektif mengatasi segala macam penyakit termasuk TBC. Karena Natural Remedies terbuat dari bahan-bahan herbal jadi aman dikonsumsi oleh siapapun dan tanpa efek samping. Natural Remedies juga bisa dikonsumsi dalam jangka panjang atau pendek dan bisa dikonsumsi bersamaan dengan obat resep dokter.

Facebook Comments