Bagaimana Anda Bisa Tertular Virus TBC?

bagaimana penularan virus tbcCara-menyembuhkan.com – Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh basil Koch, kuman yang berasal dari Mycobacterium. Kuman ini mempengaruhi paru-paru dan bersifat menular. Selain paru-paru, virus TBC juga dapat mempengaruhi kelenjar getah bening, usus, ginjal, tulang, dan otak.

Jika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat, Anda tidak mudah terserang virus TBC (Tuberkulosis). Bahkan saat Anda melakukan kontak langsung dengan penderita TBC. Anda juga bisa menonaktifkan virus agar tetap terkunci dalam paru-paru,melalui bantuan makrofag jaringan perut di sekitar daerah yang terinfeksi. Tetapi, pada saat sistem kekebalan tubuh Anda lemah (seperti orang-orang yang memiliki HIV) basil/kuman bisa mengaktifkan dan memanifestasikan dirinya, dan bahkan menginfeksi organ lain.

Gejala infeksi TBC adalah: batuk yang berlangsung lebih dari tiga minggu, demam, masalah pernapasan, mengeluarkan keringat dingin saat malam hari, kelelahan, nyeri dada, dan penurunan berat badan serta nafsu makan.

TBC bisa menular dari ibu ke janin. Gejala infeksi muncul selama tahun pertama kehidupan. Gejala tersebut antara lain: demam, susah makan, masalah pernapasan, gagal tumbuh dan bahkan pembengkakan hati dan limpa.

Orang sehat bisa terkena infeksi jika tinggal atau bekerja di tempat yang sama dengan orang yang terinfeksi. Dengan batuk, berteriak atau bersin, orang yang terinfeksi menyebar kuman ke udara, dan orang lain menghirupnya. Berjabat tangan atau menyentuh pakaian tidak akan menulari orang lain.

Bentuk lain dari TBC ditularkan melalui minum susu yang tidak disterilisasi. Bakteri pada susu menyebabkan munculnya infeksi TBC yang disebut Mycobacterium bovis. Bertahun-tahun sebelumnya, bakteri ini adalah penyebab utama penyakit TBC pada anak. Tetapi sekarang karena kebanyakan susu sudah disterilisasi (proses pemanasan untuk membunuh bakteri) bakteri TBC tidak menyebar lagi.

Cara Mengetahui Penularan Virus TBC

Ada beberapa tes dokter untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi virus TBC atau tidak. Pertama-tama, mereka melakukan tes kulit. Tes itu dilakukan dengan cara menyuntikkan protein murni ke dalam kulit Anda. Setelah lebih dari 48 jam daerah kulit yang disuntik akan hadir benjolan. Jika benjolannya besar, tes ini dianggap positif . Itu berarti bahwa Anda telah terinfeksi virus TBC.

Jika dengan tes ini dokter masih tidak yakin dengan kondisi Anda, mereka akan meminta Anda untuk melakukan X-ray pada dada. Hal ini bertujuan untuk mengetahui di mana paru-paru yang terinfeksi, apakah bisa dilokalisasi dan seberapa besar infeksinya.

Jika pasien yang dicurigai juga batuk, dokter akan mengambil dahak. Melalui bantuan miksorkop, mereka mencari kuman TBC dalam dahak. Ini adalah metode yang cukup akurat untuk mendiagnosis penyakit TBC.

Pasien HIV beresiko tinggi terjangkit virus TBC, karena sistem kekebalan tubuh mereka lemah. Beberapa dari mereka terinfeksi TBC dan virus tidak aktif, tapi setiap saat virus ini bisa aktif. Di dunia ini, ada sekitar 38 juta orang yang hidup dengan AIDS dan sekitar sepertiga dari mereka juga memiliki TBC. Sangat sering TBC mempengaruhi pasien HIV jauh sebelum masalah lain berkorelasi dengan HIV berkembang.

Tuberkulosis tampaknya lebih sering menular pada tempat keramaian, tempat non-higienis seperti: penjara, pusat penahanan remaja, dan tempat penampungan tunawisma.

Metode pencegahan umum dilakukan agar virus ini tidak semakin berkembang. Pada pasien rawat inap di rumah sakit, biasanya mereka akan diisolasi agar tidak menulari pasien lain.

Cara Menyembuhkan Virus TBC

Pengobatan harus dilakukan minimal 6 bulan dan terus menerus, karena pengobatan yang terganggu dapat menyebabkan penyebaran penyakit pada organ lain. Seperti: ginjal, saluran pencernaan, kelenjar getah bening, bahkan dapat pula menyebabkan kematian orang yang terinfeksi.

Untuk pengobatan yang efektif, pasien harus mengkonsumsi obat sesuai resep dokter selama periode waktu tertentu yang disarankan. Disamping itu ada cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk mencegah tertularnya virus TBC yakni dengan mengkonsumsi obat herbal Natural Remedies setiap hari. Kandungan zat anti-oksidan dalam Natural Remedies mampu membunuh bakteri-bakteri jahat yang masuk dalam tubuh kita.

Facebook Comments