Awas,!!! Radang Paru Bisa Menyerang Anak

radang paru pada anakCara-menyembuhkan.com – Radang paru-paru (pneumonia) adalah penyakit radang pada jaringan parenkim paru-paru. Penyakit ini tidak hanya menyerang orang dewasa, namun anak-anak juga. Bahkan bayi yang baru lahir pun bisa terserang penyakit ini.

Bagaimana Anak-anak Bisa Terserang Radang Paru?

Radang paru yang terjadi pada anak-anak biasanya disebabkan oleh virus atau bakteri. Virus atau bakteri ini tumbuh dalam saluran paru-paru dan menginfeksi. Karena adanya infeksi, jalan udara kecil yang ada di paru-paru menjadi bengkak sehingga menghasilkan banyak lendir. Lendir inilah yang menghalangi jalannya udara dan mengurangi jumlah oksigen yang masuk ke dalam tubuh. Radang paru (pneumonia) bisa terjadi pada satu bagian ataupun seluruh bagian paru-paru.

Di Eropa dan Amerika Utara, penyakit radang paru pada anak mencapai 34-40 kasus per 1000 anak per tahun. Menurut data WHO/UNICEF pada tahun 2006, Indonesia menduduki peringkat ke-6 dunia untuk kasus pneumonia pada balita dengan jumlah penderita mencapai 6 juta jiwa.

Radang paru biasanya dapat terjadi setelah adanya infeksi saluran pernapasan, seperti selesma atau flu. Kebanyakan, anak-anak yang menderita radang paru akan membaik dengan cepat dan tanpa bekas.

Pneumonia pada bayi baru lahir yang berusia kurang dari tiga minggu, biasanya ditularkan dari ibunya saat dilahirkan. Penyebabnya adalah bakteri Escherichia coli, Streptokokus grup B, dan Listeria monocytogenes. Pada bayi usia 3 minggu-3 bulan penyebab utama pneumonia adalah bakteri Streptokokus pneumoniae dan virus. Sedangkan penyebab umum pneumonia pada usia 4 bulan-5 tahun adalah respiratory syncytial virus (RSV).

Bagaimana Anak-anak Didiagnosis?

Pada saat mendiagnosis adanya penyakit radang paru atau tidak, seorang dokter harus mendasarkan pada wawancara dengan pasien, dan pemeriksaan fisik. Jika dirasa perlu akan dilakukan foto roentgen dada dan pemeriksaan laboratorium. Pada anak-anak, umur merupakan faktor penting dalam pemberian diagnosis.

Pada anak umumnya, pemeriksaan laboratorium untuk menentukan penyebab tidak perlu dilakukan. Pemeriksaan diperlukan jika terdapat gejala yang berat. Misalnya pada pasien rawat inap atau pada pasien dengan komplikasi penyakit.

Apa Saja Gejala Pneumonia pada Anak?

Gejala adanya indikasi radang paru pada anak antara lain:

  • Panas tinggi
  • Napas cepat/ sulit bernapas
  • Tulang iga lebih menonjol dari biasanya
  • Batuk
  • Muntah dan mual
  • Rewel atau lebih cepat lelah
  • Sakit di bagian dada
  • Sakit pada bagian perut
  • Sianosis (kebiruan terutama bagian bibir)
  • Terdapat suara tambahan dalam bernapas

Bagaimana Cara Mengobatinya?

Anda bisa melakukan terapi untuk anak yang terkena pneumonia. Terapi ini didasarkan pada usia anak, hasil diagnosis dan faktor epidemologis. Pada kondisi tertentu, dokter mungkin juga akan menyarankan anak Anda untuk dilakukan rawat inap.

Imunisasi pada bayi telah didiagnosis menderita pneumonia, dapat mengurangi resiko terjangkitnya pneumonia lebih parah lagi. Vaksinasi yang bisa diberikan untuk penyakit ini adalah DPT, Campak, HiB, influenza dan varicella (cacar air).

Penyakit radang paru merupakan air-borne disease, yaitu penyakit yang menular melalui udara. Menggunakan masker pada saat terserang flu dan batuk mengurangi kemungkinan penularan penyakit ini. Memisahkan kamar anak, atau menjauhkan sementara anak yang sakit juga akan mengurangi risiko penularan radang paru.

Anda juga bisa memberikan pengobatan herbal untuk anak Anda. Natural Remedies adalah solusi penyembuhan herbal untuk menyembuhkan penyakit radang paru. Di dalam obat herbal Natural Remedies terkandung senyawa atau zat berkhasiat, yang berasal dari ekstrak kulit buah manggis dan ekstrak daun sirsak. Kandungan zat herbal tersebut sangat efektif mengatasi segala macam penyakit termasuk radang paru.

Facebook Comments